Rumor pemisahan itu kian santer terdengar, yang dulunya hanya menjadi isu di dalam sendiri, yang katanya sudah sampai olimpus, tapi kemudian hilang begitu saja seperti cepatnya sambaran kilat menuju bumi. Media semakin banyak meliput, apalagi menjelang pemilihan hingga penetapan pemimpin baru negeri yang katanya hendak maju ini, bahasannya mulai dari pertanyaan setiap rapat, kutipan rapat, hingga besaran gaji yang mereka tahu entah dari mana datanya. 

Rumor itu semakin ramai diluar sana, hingga kadang, ada saja yang pesimis, katanya hanya php saja, demotivasi karena harapan palsu, kenyataan lapangan berkata tidak. Buat apa bekerja maksimal, jika Pintar Go***k Penghasilan Sama, kata mereka, toh nanti pada akhirnya tuntutan kerja pun akan meningkat di awal tahunnya jika tak sampai di angkanya, ini salah kalian, teriak mereka.

Kita tak akan bisa bertindak jika mereka berkuasa, kepentingan politis masih menghantui diatas sana, sangat berbeda ketika dulu masih adidaya, sekarang? yang kecil pun berani untuk “pidanakan saja”, asal ada backing dari institusi sana. Bantuan pun kadang tak terharap turun dari langit olimpus. Di dasar sini, dikejar-kejar sampai kadang bertaruh nyawa, dan caci masih saja keluar dari mulut mereka yang awam katanya.

Hai, ada kabar apa? Pemisahan? Oh paling itu isu, mari kita bekerja, datang lebih pagi dari biasanya, kalaupun itu kenyataan, doakan saja, semoga ada perubahan nantinya, kalaupun tak ada, paling, tuntutan semakin bertambah untuk kita..

View text
  • #racau
  • 4 days ago

Mereka bilang perjalanan ini melelahkan, harus melintasi jarak yang cukup jauh diantara hutan, hanya duduk dia, tertidur atau malah menatap pada jalanan, dan berharap segera sampai pada tujuan

Ah, aku pun hampir merasakan hal yang sama, namun senja kali ini merubah semua, aku tersenyum diantara mereka, bersiap menjadikan ini sebuah cerita

Senja di perjalanan, berada di dalam bus memperhatikan langit kebiruan, spektrum warna yang indah ciptaan Tuhan, hamparan hijau hutan, indahnya pemandangan, semilir angin yang menyejukkan

Hei bagaimana senjamu disana? Akankah indah seperti yang pernah kau tuangkan dalam cerita? Tadi aku berharap kau ada di dekatku, menikmati keindahan ini seperti saat kita sibuk berbagi cerita di sana, karena tulisan ini tak cukup untuk menjelaskannya

dalam perjalanan sbs-mdn 08-08-2014

View text
  • #racau
  • 1 week ago
View photo
  • 2 weeks ago
  • 4246
View photo
  • 2 weeks ago
  • 47
  • A:Lama tak bertemu, kau semakin gendut yaa
  • Im:Tidak, ini tidak gendut
  • A:Bagaimana tidak? Dulu kau tidak begini..
  • Im:Ini tidak gendut, hanya membesar.
  • A:Sama saja -___-
  • Apakah saya salah kalau semakin bertumbuh? kan katanya yang penting sehat ^_^ toh belum over XD
View chat
  • 2 weeks ago
View photo
  • #reuni
  • 2 weeks ago
  • 3
View photo
  • 2 weeks ago
  • 411
  • A:Jadi kapan kau akan menikah?
  • B:Doakan saja.. :)
  • A:Dengan orang itu? Bukannya ketika disana kau bilang ada seseorang disana?
  • B:Tidak, saya belum pernah menyebutkannya..
  • A:Yang benar saja kau ini? Jadi dengan siapa?
  • B:Doakan saja :)
  • A:Ah, iyalah, itu terserahmu..
  • B:Hehe :)
View chat
  • 3 weeks ago
  • 1

Kata mereka, "menjadi bagian tulisan seseorang yang diharapkan itu, membuat hati tergetar, entah itu senang, bahagia, sedih atau takut". Mungkin ada benarnya apa yang mereka katakan, boleh saja itu menjadi kesenangan atau ketakutan tersendiri dari seseorang yang mengharapkan bisa menjadi bagian tulisan idolanya, seseorang yang digugu atau bahkan yang diharapkan untuk menjadi bagian hidupnya.

Tapi bagaimana jika itu hanya tak lebih dari sekedar prasangka? Hanya merupakan buah dari harapan yang selama ini berusaha ditanam dan dijaga dalam ruang hatinya? Mungkin saja suatu saat seseorang itu bisa kecewa, karena selama ini ternyata dia hanya menduga-duga, kePDan kata mereka. Atau suatu saat nanti dia malah kecewa ternyata telah melewatkan kesempatan yang besar sedangkan di akhirnya tulisan memang dia yang dimaksud.

Menjadi atau berharap menjadi bagian tulisan seseorang itu membuat hati  tergetar.. Harap harap cemas, apa yang akan dia tulisan berikutnya, akankah ada “aku” atau  malah itu cerita tentang “dia”. Hei, bagaimana denganmu? Apakah kau pernah menulis tentangku? Atau selama ini hanya buah dari pohon harapku? 

View text
  • #racau
  • 3 weeks ago
View photo
  • 3 weeks ago
  • 3477
x